Tampilkan postingan dengan label Bab 7 (Miscrosoft Access 2007). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bab 7 (Miscrosoft Access 2007). Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Januari 2015

Database Relationship

Database relationship adalah relasi atau hubungan antara beberapa tabel dalam database yang kita miliki. Relasi antar tabel dihubungkan oleh primary key dan foreign key.
Untuk membuat relationship maka masing‐masing tabel harus memiliki primary key dan foreign key untuk dapat menghubungkan antara tabel induk dengan tabel anak.
Ada beberapa macam relationship, yaitu :


1. Primary Key
Tabel memiliki primary key, yaitu suatu atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu kejadian tetapi juga mewakili setiap kejadian dari suatu entitas.
Contoh kasus :
NIM dalam tabel Mahasiswa merupakan nilai unik yang tidak mungkin bersifat ganda. Karena setiap mahasiswa memiliki NIM  yang berbeda antara mahasiswa yang satu dengan mahasiswa yang lain.

2. Foreign Key
Foreign key adalah atribut yang melengkapi relationship dan menunjukkan hubungan antara tabel induk dengan tabel anak. Foreign key ditempatkan pada tabel anak.

Contoh Kasus :
UMB memiliki banyak fakultas yaitu FTSP, FE, FASILKOM, FTI. Dimana satu fakultas dapat  dimiliki   oleh   banyak  mahasiswa  (One  to  Many).  Relationship  antar  tabel  dapat digambarkan sbb :

Pada Gambar diatas terdapat relationship antara tabel Mahasiswa dan Fakultas. Masing‐masing tabel memiliki  primary  key.  NIM  merupakan  primary  key  pada  tabel  Mahasiswa  sedangkan  ID_Fakultas merupakan primary key pada tabel Fakultas dan foreign key pada tabel Mahasiswa.
Langkah – langkah untuk membuat database relationship :
1.  Click tab Database Tools pada jendela
2.  Click Relationship pada ribbon Show/Hide
3.  Kemudian  akan  muncul  tab  Relationship  pada  object  tab    dan  kotak  dialog  Show  Table, kemudian pilih tab Tables
4.  Click tabel Buku dan Penerbit lalu click button Add, kemudian hubungkan ID_Penerbit pada tabel Penerbit dengan ID_Penerbit pada tabel Buku.
5.  Kemudian  akan  muncul  kotak  dialog  Edit  Relationship.  Click  checkbox  Enforce  Referential Integrity, lalu click button Create.

6.  Setelah Click button create, muncul relasi tabel seperti gambar dibawah ini.

Membuat Query
Query  adalah  permintaan  yang  diberikan  oleh  user  untuk  mengambil  informasi  yang  tersimpan  dalam database. Fungsi dari Query adalah untuk menyaring dan menampilkan data dari berbagai criteria dan urutan yang kita kehendaki.
Contoh:
•    Menampilkan mahasiswa yang tinggal di kota Semarang
•    Menampilkan mahasiswa yang IPK‐nya > 3
•    Menampilkan mahasiswa yang memiliki nama tertentu

Query pada Microsoft Access
Langkah awal pembuatan query adalah dnegan mengklik menu/object Query :




Query pada Microsoft Access memiliki tiga bentuk yaitu :
1.    Sql View
Perintah sql yang deiberkan untuk sebuah query
2.    Query Design
Interface yang disediakan oleh Microsoft Access untuk melakukan query secara cepat dan mudah.
3.    Query Wizard
Hasil tampilan data dari perintah query sesuai definisi dari design view atau sql view

Query dengan SQL View
Perintah SQL untuk menampilkan data memiliki cara penulisan sebagai berikut :

SELECT * | [ kolom1,kolom2,...]  FROM <nama table> [ WHERE <kondisi>];

Dimana:
SELECT artinya memilih kolom atau field mana yang akan ditampilkan
•    Dapat berupa list kolom, suatu persamaan (operasi aritmatika), fungsi, obyek tertentu
•    Dapat diketikkan * yang artinya menampilkan semua field yang dimiliki oleh table tersebut
FROM menunjukkan nama Tabel yang akan ditampilkan
WHERE untuk meletakkan definisi kondisi penyaringan
Berikut contoh query dan perintah SQL untuk penyelesaiannya :
1.    Query : Tampilkan semua kolom yang ada pada table pegawai
SELECT * FROM pegawai;
2.    Query : Tampilkan kode buku dan judulnya
SELECT kodebuku, judul FROM buku;
3.    Query : Tanpilkan nim, nama, jenisKelamin dan tglLahir mahasiswa dengan nama field dari jenisKelamin diberi alis “SEX” dan tglLahir diberi alias “Tanggal Lahir” dari table mahasiswa;
SELECT nim, nama, jenisKelamin as [SEX], tglLahir as [Tanggal Lahir];

Operator perbandingan yang dapat digunakan adalah :
    = (sama dengan),
    <> (tidak sama dengan)
    LIKE (khusus untuk data char/varchar yang mencari data berdasarkan pola. Karakter khusus yang dapat dimasukkan dalam operator LIKE antara lain % untuk sembarang lebih dari satu karakter, _ atau garis bawah untuk mewakili sembarang satu karakter),
    BETWEEN nilai_awal AND nilai_akhir (untuk menguji apakah suatu nilai berada di antara nilai_awal dan nilai_akhir),
    >, >=, <, <= (lebih besar, lebih besar atau sama dengan, lebih kecil, lebih kecil atau sama dengan),
    IS NULL atau IS NOT NULL (digunakan untuk menguji apakah nilai suatu kolom kosong atau tidak)
Selain itu, jika anda memiliki dua atau lebih ekspreis perbandingan, anda harus menggunakan salah satu dari operator logika berikut:
    AND, anda akan menghasilkan nilai true jika dan hanya jika kedua nilai yang dibangingkan bernilai true,
    OR, akan menghasilkan nilai true jika dan hanya jija salah satu dari dua nilai yang dibandingkan bernilai true
Contoh :
Tampilkan semua anggota yang berinisialisasi JONI.
SELECT * FROM anggota WHERE nama LIKE ‘JONI%’;

Kode‐kode lain untuk baris Criteria yang dapat dipakai sesuai kebutuhan :
•    Tanda > untuk lebih besar dari
•    Tanda < untuk lebih kecil dari
•    Tanda >= untuk lebih besar dari atau sama dengan
•    Tanda <= untuk lebih kecil dari atau sama dengan
•    Tanda = untuk sama dengan
•    Tanda ? menunjukkan satu karakter. Misal kita mengetikkan E? artinya kita akan mencari nama Er, En, Ek, Et, dan lain‐lain  tetapi TIDAK akan mencari Erhans atau Eni atau yang lainnya yang lebih dari dua huruf.
•    Tanda * Menunjuk pada banyak karakter. Misal kita ketik E* artinya kita akan mencari nama Erhans atau Eni atau nama lain yang berhuruf awal E.
•    NOT untuk TIDAK menampilkan. Misalnya kita tidak ingin menampilkan mahasiswa yang berasal dari kota Yogyakarta  maka pada tabel MAHASISWA dengan field KOTA di kolom isian Criteria kita ketik dengan not “Yogyakarta”

Mengurutkan Data
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengurutkan data, adalah:
1.    Klik di baris Sort pada tabel MAHASISWA dengan field NAMA jika ingin mengurutkan data nama mahasiswa.
2.    Klik Ascending untuk mengurutkan dari A hingga Z. Klik Descending untuk mengurutkan dari Z
3.    ke A. Klik (not sorted) untuk membatalkan pengurutan.
4.    Pilih toolbar DESIGN kemudian klik !Run
Caranya :
1.    masuk ke tab Create
2.    klik Query design
3.    klik kanan kemudian pilih SQL View
4.    ketikkan perintah query nya
5.    setelah selesai klik tombol tanda seru   untuk mengeRUN query anda

Design View
Berikut ini adalah beberapa langkah pembuatan Query dengan Design View
1.    Pilih toolbar Create kemudian pilih Query Design.
2.    Akan muncul sebuah jendela untuk memilih tabel. Klik nama tabel yang dipilih kemudian klik Add.
Jika tabel yang akan dipilih lebih dari satu maka tabel‐ tabel tersebut harus saling berkaitan dalam relationships.
3.    Kemudian akan muncul jendela seperti berikut
4.    Masukkan nama tabel dan field yang kita perlukan dalam pembuatan query

 
Caranya : ketik pada baris Criteria yang kosong dengan <= 3
Simpan Query dengan nama IPK<=3 klik run


Minggu, 04 Januari 2015

Pengertian Microsoft Access

Microsoft Access adalah suatu program aplikasi basis data komputer relasional yang digunakan  untuk  merancang,  membuat  dan  mengolah  berbagai  jenis  data  dengan kapasitas yang besar.
Database adalah kumpulan tabel-tabel yang saling  berelasi. Antar tabel yang satu dengan yang lain saling berelasi, sehingga sering disebut basis data relasional. Relasi antar tabel dihubungkan oleh suatu key, yaitu primary key dan foreign key.

Komponen Utama  (Object)
1.  Table  
Table adalah objek utama dalam database yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan data sejenis dalam sebuah objek.

Table terdiri atas :
a.    Field Name : atribut dari sebuah table yang menempati bagian kolom.
b.    Record  :  Isi  dari  field  atau  atribut  yang  saling  berhubungan  yang menempati bagian baris.

2. Query ( SQL / Structured Query Language )  
Query   adalah   bahasa   untuk   melakukan   manipulasi   terhadap   database. Digunakan  untuk  menampilkan,  mengubah,  dan  menganalisa  sekumpulan data.
Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
•    DDL ( Data Definition Language ) digunakan untuk membuat atau mendefinisikan  obyek-obyek  database  seperti  membuat  tabel,  relasi antar tabel dan sebagainya.
•    DML ( Data Manipulation Language ) digunakan untuk manipulasi database, seperti : menambah, mengubah atau menghapus data serta mengambil informasi yang diperlukan dari database.

3.   Form  
Form digunakan untuk mengontrol proses masukan data (input), menampilkan data (output), memeriksa dan memperbaharui data.

4.   Report  
Form   digunakan   untuk   menampilkan   data   yang   sudah   dirangkum   dan mencetak data secara efektif.

Tipe Data
Field - field dalam sebuah tabel harus ditentukan tipe datanya. Ada beberapa tipe data dalam Access, yaitu :

1.    Text
Text digunakan untuk field alfanumeric (misal : nama, alamat, kode pos, telp), sekitar 255 karakter tiap fieldnya.

2.    Memo
Memo dapat menampung 64000 karakter untuk tiap fieldnya, tapi tidak bisa diurutkan/diindeks.

3.    Number
Number  digunakan  untuk  menyimpan  data  numeric  yang  akan  digunakan untuk proses perhitungan matematis.

4.    Date/Time
5.    Currency
6.    Auto Number
7.    Yes/No
8.    OLE Object
OLE Object digunakan untuk eksternal objek, seperti bitmap atau file suara.

9.    Hyperlink
10.    Lookup Wizard
Jika menggunakan tipe data ini untuk sebuah field, maka bisa memilih sebuah nilai  dari  tabel  lain  atau  dari  sebuah  daftar  nilai  yang  ditampilkan  dalam combo box.

Membuka Microsoft Access & Membuat Database (New Project)
Langkah – langkah untuk membuka Microsoft Access dan membuat database :
1.    Click Start → All Program  → Microsoft Office → Microsoft Access 2010
2.    Kemudian akan tampil jendela Microsoft Access seperti gambar di bawah ini, lalu click Blank Database untuk membuat database.
3.    Membuat database Buku.accdb kemudian click tombol create.

Membuat Table
Langkah – langkah untuk membuat tabel :
1.    Click tab Create pada jendela
2.    Click Table Design pada ribbon Tables
3.    Masukkan nama field beserta tipe datanya, kemudian simpan tabel (Ctrl+S)
4.    Kemudian click ribbon View pada tab Home, lalu pilih Datasheet View untuk masukkan data ke dalam tabel

Table Relationship
Table Relationship adalah relasi atau hubungan antara beberapa tabel. Relasi antar tabel dihubungkan oleh primary key dan foreign key.
Untuk membuat relationship maka masing-masing tabel harus memiliki primary key dan  foreign key untuk dapat menghubungkan antara tabel induk dengan tabel anak. Sehingga diperlukan     teknik     normalisasi  terlebih  dahulu     sebelum membuat relationship antar tabel.
Normalisasi  merupakan  proses  pengelompokkan  data  elemen  menjadi  tabel  yang menunjukkan entitas dan relasinya.

Primary Key
Tabel memiliki primary key, yaitu suatu atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu kejadian tetapi juga mewakili setiap kejadian dari suatu entitas. Contoh Kasus :
    NIM  dalam  tabel  Mahasiswa  merupakan  nilai  unik  yang  tidak  mungkin bersifat ganda. Karena setiap mahasiswa memiliki NIM  yang berbeda antara mahasiswa yang satu dengan mahasiswa yang lain.

Foreign Key
Foreign key adalah atribut yang melengkapi relationship dan menunjukkan hubungan antara tabel induk dengan tabel anak. Foreign key ditempatkan pada tabel anak.

Contoh Kasus :
UMB memiliki banyak fakultas yaitu FTSP, FTI, FASILKOM, FE
Dimana satu fakultas dapat dimiliki oleh banyak mahasiswa (One to Many). Relationship antar tabel dapat digambarkan sbb :

Pada  Gambar  diatas  terdapat  relationship  antara  tabel  Mahasiswa  dan  Fakultas. Masing-masing tabel memiliki primary key. NIM merupakan primary key pada tabel Mahasiswa sedangkan ID_Fakultas merupakan primary key pada tabel Fakultas dan foreign key pada tabel Mahasiswa.

Membuat Form
Form adalah komponen utama yang terintegrasi secara khusus dan berfungsi sebagai :
1.  Menginputkan data
2.  Mengedit dan menampilkan data
3.  Mengontrol application flow
4.  Mencetak informasi

Langkah – langkah untuk membuat form :
1.  Click tab Create pada jendela
2.  Click  More  Form  pada  ribbon  Forms,  kemudian  pilih  Form  Wizard.
Sehingga akan muncul kotak dialog Form Wizard.
3.  Memilih tabel yang atribut-atributnya akan digunakan.
4.  Click > atau >> untuk memilih atribut-atribut yang akan ditampilkan dalam form.
5.  Memilih bentuk layout form kemudian click next.
6.  Memilih style form kemudian click next.
7. Kemudian  simpan  form  dengan  nama  Buku,  lalu  click  finish.  Lalu  akan tampilan Form View
8.  Untuk mengatur tampilan form dapat dilakukan pada tampilan Design View.
Click tab Home, kemudian pada ribbons Views click Design View.

Gambar diatas menunjukkan tampilan Design View yang digunakan untuk mengubah susunan   form   sesuai   dengan   keinginan   user.   Pada   Design   View   user   dapat menambahkan tools ( misal : tombol navigasi, textbox, check box, list box ).